Manchester dan Sepakbola

Di kota Manchester ini terdapat dua klub bola yang termasuk dalam klub kategori klub besar liga Inggris yaitu Manchester United dan Manchester City. Jika Manchester United kebanyakan didukung oleh mereka yang tinggal di Manchester bagian barat, atau lebih tepatnya di bagian suburb.Berbeda dengan Manchester City yang sebagian besar pendukungnya berasal dari City Centre.

Beberapa waktu yang lalu saya mendapatkan kesempatan untuk menyaksikan pertandingan kedua tim tersebut dengan lawannya masing-masing. Kala itu Manchester United melawan Fenerbache di kompetisi piala Eropa. Dan Manchester City melawan Watford di kompetisi EPL.

Satu hal yang menarik adalah bagaimana sepakbola dikelola secara profesional sehingga menjadi bisnis yang sangat menjanjikan. Bayangkan saja, hampir di setiap pertandingan, tiket selalu terjual habis. Padahal kapasitas penonton di kedua stadion tersebut adalah puluhan ribu. Katakan saja jika satu kali bertanding jumlah penonton pertandingan sepakbola adalah 50.000 orang dikalikan rata-rata harga tiket 50 GBP. Maka dalam sekali bertanding klub menghasilkan peneriamaan kotor sebanyak 2.500.000 GBP dan jika di rupiahkan itu menjadi sekitar (barusan saya menghitung pake kalkulator di hp, tetapi nol nya terlalu banyak) 425.000.000.000 Rupiah dengan kurs 17.000,  belum lagi tambahan dari sponsor yang ditampilkan di lapangan ataupun hasil penjualan merchandise di setiap pertandingan.

Saya bermimpi apakah sepakbola di Indonesia nanti juga bisa seperti disini. Menjadi ajang hiburan bukan tawuran baik pemainnya maupun suporternya. Tapi pesan saya satu saja yang jangan ditiru dari sepak bola modern di sini, yaitu perjudiannya. Haram bos. Indonesia menjunjung nilai-nilai agama adat dan budaya yang melarang hal tersebut.

Untuk mendukung hal tersebut, kita bisa mulai dari diri kita sendiri dengan membeli marchendise klub yang asli yang profitnya untuk pengembangan tim. Menjunjung tinggi sportifitas dan mengurangi extremisme sempit terhadap klub sepakbola kesayangan kita di Indonesia.

Tinggalkan komentar