Kelelahan, kaki-kaki kami mulai terasa panas. Sementara aku merebahkan badan di kasur, Nurul sepertinya bersih-bersih diri dan menyiapkan pop mie. Aku dibangunkannya dari tempat tidur. Lalu ia mulai menyuapiku. Dari jendela hotel, aku melihat langit yang lagi mendung. Sepertinya akan turun hujan. Rencananya siang ini kami akan keliling kota dengan bus tingkat dengan atap terbuka. … Lanjutkan membaca Singapore (Part 11) : City Sightseeing
10 tahun dari sekarang mari kita siapkan untuk perjalanan Akbar ini. Ke tanah Suci melalui jalur darat.
Kata Hati: Mimpi
Singapore (Part 10): Bye “bunc” and please welcome us “Ruby”
Pukul 11.30 waktu singapura. 30 menit menuju check out. Kami pun mengemasi barang-barang kami. Memastikan semua aman dan tidak ada yang tertinggal di hotel. Setelah itu kami langsung check out dari hotel. Bersamaan dengan perempuan asal Thailand yang tempat tidurnya berada di depan kami. Sepertinya gadis Thailand itu meninggalkan pasangannya yang bule. Pasangannya? Entahlah… Tak … Lanjutkan membaca Singapore (Part 10): Bye “bunc” and please welcome us “Ruby”
Impromptu Bromo
#BunyiAlarm#… kuambil hape di samping tempat tidur, ya Allah jam 02.30 am… tadi malem lupa nyetel alarm buat bangun lebih pagi,, kan hari ini mau ke Bromo… Ku bangunkan mas yg masih tidur ganteng J, setelah sholat tahajud dan semua persiapan beres (ternyata tadi malem mas udah nyiap2in semuanya,, makasih cintaaa… J). Perjalananpun dimulaiii… Bromooo… … Lanjutkan membaca Impromptu Bromo
Singapore (Part 9): Sales Make Up
Rencananya dari Little India kami akan mengambil kereta menuju Dobby Ghaut. Kemudian dari sana kami akan pindah ke “North-South Line” menuju Orchard. Faktanya hampir semua kereta yang akan kami tumpangi penuh dan sesak. Kami baru sadar bahwa kami terjebak dalam Rush Hour of Singapore. Sesegara mungkin kau memutuskan untuk mengambil kereta arah sebaliknya alias memutar. … Lanjutkan membaca Singapore (Part 9): Sales Make Up