Wiskul (Wisata Kuliner) yang Tertunda

Ini adalah postingan yang sangat telat. Karena kesibukan di kantor dan di rumah, waktu untuk menuliskannya jadi terhambat. Seperti judul yang telah tertera besar-besar di atas kakikaki kami melangkah menuju kota Malang. Tiket promo kereta Eksekutif Bima membawa kami menuju kota Apel. Rencana awal kami hendak mengunjungi museum Angkut yang lagi booming itu. Hanya saja … Lanjutkan membaca Wiskul (Wisata Kuliner) yang Tertunda

Terimakasih atas ayat-ayat yang terlantun sebakda Magrib… Terimakasih atas bait-bait doa di setiap sujud terakhir… Terimakasih atas segunung kesabaran tatkala menungguku pulang ke Rumah… Terimakasih atas jelujur-jelujur jahitan di bajuku yang robek… Terimakasih atas semangat pagi dengan kalimat “Hafidzakallah”… Terimakasih atas lezat-lezat masakan yang tersaji meskipun terkadang aku tak sempat memakannya… Terimakasih atas kasih sayang … Lanjutkan membaca Kata Hati: Mesin Janome

Kata Hati: Mesin Janome

Singapore (Part 13): Last Day

Keesokan harinya kami bangun agak pagi. Singapura masih sepi. Stasiun-stasiun MRT pun lengang. Tidak berjubel seperti kemarin. Setibanya di Harbour Front, warung-warung penjual makanan pun masih tutup. Begitu pula ketika kami memasuki Vivo City. Kami keluar lewat pintu selatan mall itu. Di seberang sana sudah nampak pulau buatan hasil reklamasi bernama pulau Sentosa. Pulau itu … Lanjutkan membaca Singapore (Part 13): Last Day