Setiap kali ke Jogja, kami selalu mengunjungi Malioboro. Hal ini semacam sesuatu yang wajib dilakukan apabila kami pergi ke sana. Pernah suatu ketika seseorang tukang becak datang ke kami, dengan wajah agak memelas menawari kami tur ke tempat-tempat penjualan souvernir khas Jogja dan tentunya Bakpia dengan harga cuma 5000 rupiah. Kami pun merasa iba dan … Lanjutkan membaca Jepret: Malioboro
Uncategorized
Jepret: Alun-Alun Lor
Area Alun-alun Lor lebih luas daripada Alun-Alun Kidul keraton Yogyakarta. Dulu disini para prajurit keraton berlatih dan berkumpul (apel). Menurut guide saya, alun-alun Lor rame kalau pas ada acara maulid sekitar bulan Rabiul Awal. Kenapa? Karena ada acara Sekatenan. Selain waktu tersebut, Alun-Alun Lor relatif lebih sepi dibandingkan saudaranya di sebelah selatan. Oleh karenanya jika … Lanjutkan membaca Jepret: Alun-Alun Lor
Jepret: Masjid Keraton
Kalau bangunan yang satu ini sudah pasti semuanya kenal, Masjid Gede Kauman. Masjid bersejarah. Kalau masuk ke dalam, baris shafnya terlihat serong ke kanan. Semua yang pernah nonton film sang Pencerah pasti tahu penyebabnya. Yang jadi masalah adalah, bukan model di depan itu. Tapi jam di belakangnya. Foto ini diambil sebakda shalat isya, tapi waktu … Lanjutkan membaca Jepret: Masjid Keraton
Jepret: Taman Sari
Ini adalah bangunan cagar budaya, bagian dari keraton Yogyakarta tepatnya di daerah Taman Sari. Dulu terkenal sebagai tempat pemandian raja dan permaisurinya (CMIIWW - Karena menurut guide saya Nurul Esti Hidayati, katanya demikian) Itu dulu… Sekarang? Bukan tempat mandi lagi, tetapi tempat berjemur (pakaian) -Taman Sari-
Jepret: Sekolah Muhammadiyah Pertama
Kalau bangunan ini, adalah sekolah pertama saat mbah Kyai Ahmad Dahlan memutuskan untuk memberikan pendidikan anak-anak miskin di Yogyakarta. Dibuat semirip mungkin dengan sekolah milik kompeni pada waktu itu dengan papan tulis dan meja belajarnya. Tentunya belum ada wifi seperti yang ada di foto ini. Dari sekolah kecil ini, lahir sekolah-sekolah Muhammadiyah dari jenjang PAUD … Lanjutkan membaca Jepret: Sekolah Muhammadiyah Pertama