Jika kita amati warna merah pada peta dunia ini, kita menyaksikan luasnya wilayah jajahan Inggris 300 tahun yang lalu. Inggris terkenal dengan imperialismenya. Dari sana dia menguasai kekayaan daerah-daerah yang dikuasainya. Bisa kita bayangkan betapa banyaknya harta kekayaan kerajaan Inggris kala itu.Untuk memudahkan pencatatan harta kekayaan yang melimpah itu, maka tentunya mereka membutuhkan super komputer … Lanjutkan membaca Masih Relevankah Model Sekolah “Victorian” ?
Penulis: Mochammad Salahuddin Thalut
Belajar dari keluarga Polgar dan Habibie
Sekitar tahun 1960-an, seorang ahli psikologi dari Hungaria mempelajari tentang kisah-kisah orang-orang yang ahli dalam bidang-bidang tertentu. Ia tiba pada suatu kesimpulan bahwa keahlian itu bisa dibentuk. Ia bukan sebuah bakat. Bahkan keahlian itu bisa dipersiapkan sejak kecil. Maka ketika ia mencari pasangan yang akan dinikahi, salah satu syarat yang diajukannya adalah ia menginginkan anak … Lanjutkan membaca Belajar dari keluarga Polgar dan Habibie
Prinsip Bekerja (Mendidik) : Melayani
B Dalton merupakan retailer buku hardcover terbesar di Amerika. Suatu ketika, seorang ibu, salah satu customer mereka, datang ke salah satu gerai toko buku tersebut. Anaknya meminta sebuah buku cerita sebagai hadiah natal. Di dalam toko, ibu tersebut langsung menuju ke komputer katalog. Ia mengetik judul buku yang anaknya pinta. Ia senang mendapati bahwa stok … Lanjutkan membaca Prinsip Bekerja (Mendidik) : Melayani
Melawan Homeostasis
Dalam tubuh manusia normal, ada sebuah mekanisme di mana tubuh menjaga kondisinya agar tetap dalam keadaan seimbang. Semua organ dalam tubuh manusia akan bekerjasama untuk mencapai kondisi ini yang dikomandoi oleh otak dan hormon. Contoh yang paling sederhana adalah, dalam cuaca yang terik dan suhu yang panas, otak akan mengirimkan sinyal kepada tubuh manusia agar … Lanjutkan membaca Melawan Homeostasis
Pygmalion dan Prasangka Guru
Suber Gambar Wikipedia Akhirnya selesai sudah pemuda itu membuat maha karyanya, ia memberi nama patung itu dengan sebutan Galateia. Patung itu dibuat presisi, seukuran manusia. Ia dipahat dengan begitu detail. Sang pemahat ingin membuktikan kepada dunia bahwa patung yang dibuatnya jauh lebih cantik dan rupawan dari seluruh wanita di Athena. Dan hasilnya memang benar adanya. … Lanjutkan membaca Pygmalion dan Prasangka Guru